Langsung ke konten utama

Pegiat

Pegiat 4.0 (Era 2018-sekarang)
  1. Doni Riadi, S.Pd.I
  2. Imam Nur Aziz, MA
  3. Estu Pitarto, S.Pd
  4. Arif Fajar Hidayat, SE
  5. Dr. Panca Dewi Purwati
  6. Riyono,  S.Kel

Pegiat 3.0 (Era 2010 - 2017) 
  1. Doni Riadi
  2. Imam Nur Aziz
  3. Estu Pitarto
  4. Arif  Fajar Hidayat
  5. Agus Suhartono

Pegiat 2.0 (Era 2006-2010)
  1.  Doni Riadi
  2.  Imam Nur Aziz, MA
  3. Dr. Ing. Suhendra
  4.  Darma Wijaya
  5.  Tourmalina TN
  6. Arif Fajar Hidayat
  7. Agus Suhartono
  8. Yusuf Maulana
  9. Soedaryono Ahmad
  10. Edhi Prayitno Ighe
  11. Joko Kristiyanto
Pegiat 1.0 (Era Awal 2003-2006)
  1. Doni Riadi
  2. Imam Nur Aziz
  3. Imam Mardjuki
  4. Muntafingah
  5. Rias Nurdiana
  6. Witriana Hayati
  7. Nasruddin
  8. Riyono
  9. Rita Catur Wulandari
  10. Affan Mawardi
  11. Johan Hamidi
  12. Arif BW
  13. Maya Hayati


Komentar

Populer

Tren Pendidikan Era Milenial

Zaman berubah. Era milenial namanya. Generasinya ditandai oleh peningkatan penggunaan dan keakraban dengan komunikasi dan media teknologi digital. Gawai di tangan. Pengetahuan mudah di dapat, ruang obrolan bertambah luas, tanpa sekat dan tanpa batas. Inilah kompetitor guru saat ini. Kompetitor yang sangat serius. Selalu meng-update diri, dengan sangat pesat. Mari kita proyeksikan pendidikan di masa depan, berdasarkan fenomena kekinian. Karena generasi yang dididik hari ini akan hidup di masa depan.Sesuatu yang relevan di hari ini, mungkin akan usang di masa depan. Bisa jadi, bila hari ini sekolah keliru ajar. Lahirlah generasi pengekor, bukan ‘pemimpin barisan’.
Berdasarkan data Indonesia Digital Landscape 2018, yang dirilis pada bulan Januari 2018, dari total Populasi penduduk yang 265 juta jiwa, pemilik Unique Mobile User adalah 178 juta jiwa (67 %), Internet Users 132,7 Juta Jiwa (50 %) dan Active Social Media Users 130 juta jiwa (49 %). Dan dari pengguna internet itu, 91 %adalah pen…

Milestone Wedangjae Online

Assalamu'alaikum Wr.Wb,

Ini adalah sebuah milestone atau sebuah tonggak baru atau Nol Kilometer bagi Komunitas Wedangjae online. Setelah didirikan tahun 2002 dan memiliki web untuk pertama kali tahun 2003 di Geocities (free) menggunakan Dreamweaver, Flash, dan Frontpage, hingga mengalami pasang surut dengan web berbasis CMS berdomain dotcom (2006-2010) dan dotnet (2010-2017), kini Wedangjae hadir kembali dalam bentuk yang lebih praktis, menggunakan blog engine sebagai 'angkringan'-nya.

Sebagian tulisan adalah arsip digital para pegiatnya atau kegiatan yang pernah dilakukan Wedangjae, sehingga tanggal posting sebelum Maret 2018. Sebagian yang lain adalah karya terbaru di awal-awal tahun 2018. Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr.Wb.


Bolehkah Masjid atau Tanah Wakaf Dialihkan ( Ruilslag) ?

Pada tahun 2014, Majelis Ulama Indonesia (MUI) menerima banyak pertanyaan baik perorangan maupun organisasi tentang status tanah yang di atasnya ada bangunan masjid. Banyak tanah yang di atasnya ada bangunan masjid yang dialihfungsikan oleh perorangan atau kelompok yang memegang dokumen formal, sehingga menimbulkan sengketa.
Pada tahun 2014 pula, MUI kemudian mengeluarkan fatwa soal status tanah tersebut, dengan fatwa nomor 54 tahun 2014 tentang “Status Tanah yang Di atasnya Ada Bangunan Masjid”.  Fatwa ini  kemudian ditetapkan pada 30 Desember 2014 atau 07 Rabiul Awwal 1436 dan ditandatangani oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Prof.Dr. H .Hasanuddin AF, MA  dan sekretaris Dr HM. Asrorun Ni’am Sholeh, MA. Bunyi fatwa itu sebagai berikut:
Pertama : Ketentuan Umum :
Dalam fatwa ini, yang dimaksud dengan:
Masjid ialah masjid jami’ yakni sebuah bangunan khusus di atas sebidang tanah yang diwakafkan untuk tempat shalat kaum muslimin.Tanah masjid ialah tanah yang di atasnya ada bangunan…